Showing posts with label sistem informatika. Show all posts
Showing posts with label sistem informatika. Show all posts

Saturday, April 25, 2015

Sistem Informasi Parkir


Pada zaman era globalisasi seperti sekarang ini, teknologi sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak telepas bahwa teknolog itu terdapat kekurangan dan kelebihan. Salah satunya adalah saat kita akan memparkirkan kendaraan. Pada zaman ini teknologi telah membantu kita dalam banyak hal salah satunya adalah membantu untuk mengetahui berapa jumlah tempat parkir kosong di sebuah tempat parkir baik itu di gedung-gedung instantsi ataupun di tempat perbelanjaan. Teknologi tersebut dirancang dalam sebuah system yang disebut system informasi parkir. Secara harafiah Sistem Informasi adalah kumpulan komponen yang saling berhubungan, yang mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mendistribusikan informasi sebagai hasil dari Informasi. Sehingga sistem informasi parkir  adalah suatu system yang menginformasikan ketersediaan tempat parkir yang kosong yang biasanya diterapkan di kawasan pusat kota. Informasi disampaikan kepada masyarakat pengguna lalu lintas  dengan rambu variable ataupun melalui system navigasi kendaraan modern. Dalam system navigasi modern kendaraan dapat diinformasikan lokasi tempat parkir yang kosong. Dengan system Informasi ini dapat mengurangi waktu yang hilang untuk mencari tempat parkir yang kosong.
            Cara Kerja dari system informasi parkir adalah dengan mengambil data tempat parkir kosong. Data diambil dari detector yang di pasang di setiap tempat parkir yang dimiliki oleh masing-masing gedung parkir. Detektor yang digunakan berupa Indoor positioning system, ultra sonic, inframerah dan cctv untuk mengetahui kondisi tempat parkir tersebut, yang dapat diambil dari. Dan kemudian informasi tersebut dikomunikasikan ke calon pengguna tempat parkir.
            Cara pengkomunikasian ke calon pengguna dapat dengan cara-cara seperti:
1.      Informasi melalui rambu Variable
rambu fasilitas parkir kosong digunakan sebagai rambu petunjuk variable yang memudahkan pengguna untuk mencari ruan parkir kosong.
2.      Sistem navigasi kendaraan
seluruh informasi mengenai penggunaan tempat parkir di gedung parkir yang memberikan pelayanan umum masuk ke pusat pengendalian lalu lintas. Yang kemudian informasi tersebut dikomunikasikan ke kendaraan melalu system navigasi dari kendaraan tersebut
3.      Informasi parkir melalui SMS dan Internet
di beberapa Negara seperti jepang, amerika dan jerman informasi mengenai tempat parkir kosong dapat diketahui melalui internet dan sms
Keuntungan dari Sistem informasi parkir ini adalah untuk menghemat waktu dalam mencari tempat parkir kosong, Mengurangi polusi udara yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor di ruangan parkir dan membantu management perusahaan untuk mendata jumlah mobil yang ada di gedung parkir yang kemudian dapat membantu pihak management dalam mengambil keputusan. Dan kerugian dari system informasi parkir ini adalah


Wednesday, April 22, 2015

THE BUSINESS CASE


Methodology adalah perencanaan strategi yang digunakan untuk mengatur dan mengkontrol suatu projek. Methodology terdiri dari 2, yaitu traditional dan agile methodology
Project Life Cycle (PLC)
Adalah kumpulan dari tahap logical yang memetakan kehidupan dari projek mulai dari awal penentuan produk, pembuatan produk, dan pengiriman produk
Terdiri dari :
1.       Define project goal
Tujuan projek harus difokuskan pada penyediaan nilai bisnis bagi perusahaan

2.       Plan project
Menentukan ruang lingkup, jadwal, dan anggaran dalam suatu projek

3.       Execute project plan
Mengatur ruang lingkup, jadwal, anggaran, dan karyawan untuk memastikan projek tersebut mencapai tujuannya

4.       Close project
Memastikan seluruh pekerjaan telah terselesaikan sesuai rencana

5.       Evaluate project
Pelajaran untuk menentukan hal-hal apa saja yang harus dipertahankan maupun ditingkatkan

System Development Life Cycle (SDLC)
1.       Planning
Mengidentifikasi masalah dan memastikan tujuan, ruang lingkup, anggaran, jadwal, teknologi dan hal lainnya yang dibutuhkan dalam pengerjaan projek





2.       Analysis
Menganalisa masalah dan kesempatan yang ada, serta mencatat lebih spesifik kebutuhan dan persyaratan sistem baru





3.       Design
Tim projek menggunakan persyaratan projek dan membuat model logikal untuk merancang arsitektur yang mendukung sistem informasi baru

4.       Implementation
Pengembangan atau konstruksi dari sistem, pengujian, dan pemasangan sistem

5.       Maintenance and support
Sistem diperbarui untuk memperbaiki bugs, pembuatan fitur baru, atau menyesuaikan dengan perubahan lingkungan bisnis





IT Project Methodology

IT Project Methodology


Business case : Analisa dari nilai organisasi, biaya, manfaat, dan risiko dari rencana proyek
Atribut dalam business case yang baik :
-          Merincikan seluruh dampak, biaya, dan manfaat
-          Membandingkan alternatif dengan jelas
-          Mencakup seluruh informasi yang terkait secara objektif
-          Meringkas temuan secara sistematis

Proses dalam mengembangkan business case :


1.       Memilih tim inti
2.       Mendefinisikan MOV (Measurable Organizational Value)
3.       Mengidentifikasi alternative
4.       Menentukan kemungkinan
5.       Menentukan total biaya
6.       Menentukan total manfaat
7.       Menganalisa alternative
8.       Mengusulkan dan mendukung rekomendasi



Balanced Scorecard Approach :
1.       Financial perspective
2.       Customer perspective
3.       Internal processes perspective

4.       Innovatioan & learning perspective

Tuesday, May 28, 2013

Electronic Commerce Fundamentals


Pengenalan mengenai Electronic Commerce(e-Commerce)
Electronic Commerce (e-Commerce) didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, serta informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer yaitu internet.
Saat ini bagi sebagian besar perusahaan ,e-Commerce tidak hanya memiliki fungsi untuk pembelian dan penjualan produk secara online saja.Namun memiliki fungsi lainnya seperti melakukan proses:
-Pengembangan (Developing)
-Pemasaran (Marketing)
-Penjualan (Selling)
-Menyampaikan/mengantarkan(Delivering)
-Pelayanan(Servicing)
-Membayar untuk produk dan jasa(Paying) .

E-Commerce bergantung pada sumber daya internet dan banyak teknologi informasi lainnya untuk mendukung setiap langkah dari proses ini.Sekarang ini sebagian besar perusahaan yang ada,baik kecil maupun besar,sudah menggunakan beberapa bentuk dari aktivitas e-Commerce. Oleh karena itu, mengembangkan e-Commerce telah menjadi kebutuhan kompetitif(daya saing) bagi sebagian besar bisnis yang ada dalam pasar.
E-Commerce mengubah bentuk persaingan, kecepatan tindakan, dan perampingan interaksi, serta pembayaran dari pelanggan dan dari perusahaan ke supplier.
Lingkup e-Commerce
e-comerce boundary

Gambar diatas menggambarkan berbagai proses bisnis yang terlibat dalam pemasaran ,penjualan, pembelian, serta pelayanan  produk dan jasa dalam perusahaan yang terkait  dengan e-commerce.
Sebagai contoh :
E-Commerce dapat mencakup pemasaran interaktif, pemesanan, pembayaran, dan proses dukungan pelanggan dengan  e-commerce katalog dan situs lelang pada world wide web.
Marketing/Discovery:             kolaborasi pelanggan dalam pengembangan produk melalui e-mail maupun internet newsgroup.
Transaction processing :          e-Commerce menggunakan extranet untuk mengakses database pelanggan dan pemasok .
Service and support    :mengakses  intranet dari sistem manajemen customer relationship melalui penjualan dan layanan pelanggan.

Keuntungan menggunakan e-Commerce:
·         Memungkinkan semua bisnis yang ada dalam bentuk apapun dan terletak dimana saja untuk melakukan bisnis dengan siapa saja dan dimana saja.
·         Menghilangkan hambatan geofisik sehingga menciptakan potensi pelanggan dan pemasok.
·         Mengefisienkan dan mngefektifkan waktu.
e-Commerce technologies
sistem e-comerce technologies
Ini adalah contoh sumber daya teknologi yang dibutuhkan oleh banyak sistem e-commerce .Gambar ini menunjukkan beberapa hardware,software,data,dan komponen jaringan yang digunakan oleh FreeMarkets Inc. untuk menyediakan B2B(bussiness to bussiness) .


Kategori e-Commerce
·         Business-to-Costumer (B2C)
Pada bentuk e-Commerce ini,perusahaan perlu mengembangkan pasar menjadi menarik untuk menjual produk dan jasa kepada pelanggan.
Kelebihan dari B2C adalah sebagai berikut :
1.      Konsumen mempelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi.
2.      Membeli dengan electronic cash dan sistem secure payment.
3.      Dapat meminta agar barang dikirimkan.
Contoh:           Virtual storefronts, multimedia catalogs, interactive order processing, electronic payment, online customer support
·         Business-to-business (B2B)
B2B adalah transaksi secara elektronik antara suatu perusahaan dengan perusahaan lain. Digunakan untuk:
1.      pengiriman dan permintaan proposal bisnis.
2.      pembelian barang dan jasa, informasi & konsultasi
Dapat dilakukan melalui email maupun EDI(electronic data interchange) yaitu sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer - antar perusahaan/instansi secara elektronis dengan menggunakan format standar yang telah disepakati.
·         Customer-to-customer (C2C)

C2C adalah model e-commerce yang banyak digunakan di Indonesia saat ini. Contoh dari C2C adalah iklan baris dan toko-toko buku online dadakan (dimiliki oleh individu yang umumnya memanfaatkan layanan blog gratis seperti blogspot).

C2C terjadi seorang individu melakukan penjualan produk/jasa langsung kepada individu lainnya.
Arsitektur proses e-Commerce
skema proses e-comerce
Gambar ini menguraikan sembilan komponen utama dari arsitektur proses e-commerce yang merupakan dasar dari e-commerce yang banyak digunakan perusahaan saat ini.
1.      Kontrol akses dan keamanan
Proses E-commerce harus membangun rasa saling percaya dan akses yang aman antar pihak dalam transaksi e-Commerce dengan otentikasi pengguna, otorisasi akses ,dan menegakkan fitur keamanan seperti menggunakan:
·         Nama pengguna dan password
·         Kunci enkripsi
·         Sertifikat digital dan tanda tangan

Kemudian membatasi wilayah akses pada:
·         Rekening orang lain
·         Data perusahaan
·         Wilayah administrasi webmaster

2.      Profiling dan Personalisasi
Profiling itu mengumpulkan data dan perilaku website Anda ,seperti membuat suatu profil elektronik dari karakteristik dan preferensi .Profil pengguna dikembangkan menggunakan profiling tools seperti User registration,cookie files and tracking software,User feedback.
Profiling digunakan untuk:
        Personalized (one-to-one) marketing
        Authenticating identity
        Customer relationship management
        Marketing planning
        Website management
3.      Search Management
Proses pencarian membantu pelanggan untuk menemukan produk atau jasa yang mereka mau secara spesifik.
        Paket software e-Commerce sering termasuk dalam website search engine(website pencarian).
        search engine yang telah disesuaikan mungkin didapatkan dari perusahaan seperti Google atau Requisite Technology.
        pencarian sering pada konten atau dengan  parameter.
4.      Content and Management Catalog
·         Content management software
Fungsi:membantu mengembangkan, menghasilkan, menyampaikan, memperbarui  teks arsip dan informasi multimedia pada website e-commerce.

·         Catalog management software
Fungsi:Membantu menghasilkan dan mengelola konten katalog.
Catalog and content management software bekerja dengan profiling tools untuk personalisasi konten,termasuk konfigurasi produk dan penyesuaian produk secara massal (mass customization).
5.      Workflow management
Banyak dari proses bisnis di aplikasi e-Commerce  dapat dikelola dan sebagian otomatis dengan bantuan perangkat lunak manajemen alur kerja(workflow management).
Manajemen alur keja e-bisnis dan e-commerce tergantung pada mesin perangkat lunak alur kerja yang berisikan model software dari proses bisnis.

Model Workflow menyampaikan:
- aturan bisnis
-Peran stakeholder
-Persyaratan otorisasi
-Alternatif Routing
-Database yang digunakan
-Urutan tugas

Contoh  workflow management yang digunakan oleh perusahaan Microsoft:
management workflow microsoft
6.      Event Notification
Sebagian besar aplikasi e-commerce adalah dikendalikan oleh event:

·         Menanggapi hal-hal seperti kunjungan website pertama pelanggan dan pembayaran
·         Memonitor semua proses e-commerce
·         Mencatat semua peristiwa yang relevan, termasuk situasi bermasalah
·         Memberitahu semua pemangku kepentingan(stakeholders) lainnya
·         Bekerja sama dengan perangkat lunak user-profiling

Sebagai contoh ,ketika kita membeli suatu produk di web site e-Commerce seperti Amazon.com,kita akan secara otomatis menerima email berisi catatan dari pembelian kita.Kemudian kita akan menerima email berisikan ketersediaan produk dan status pengiriman.Setelah itu kita akan mendapat email bahwa produk yang kita beli sudah dikirimkan.

7.      Collaboration and Trading
Adalah proses yang mendukung pengaturan kolaborasi penting dan jasa perdagangan
Dibutuhkan oleh pelanggan, pemasok, dan pemangku kepentingan(stakeholders) lainnya.

Prosesnya dapat dilakukan dengan membuat komunitas online yang menarik seperti E-mail, chatting, discussion group untuk meningkatkan layanan dan membangun loyalitas pelanggan.


Proses Pembayaran Elektronik
Proses pembayaran elektronik merupakan proses yang kompleks karena:
·         Banyak masalah keamanan
·         Berbagai alternatif debit dan kredit
·         Lembaga keuangan dapat menjadi bagian dari proses

v  Web Payment Process
Contohnya:     - Proses Shopping cart
-Proses pembayaran kartu kredit
-Debit dan proses lainnya yang lebih kompleks.

v  Electronic Funds Transfer(EFT)
Adalah Sistem pembayaran utama di bidang perbankan, ritel dengan menggunakan berbagai teknologi informasi melakukan proses transfer uang kartu  kredit antar bank-bisnis-pelanggan.
Kebanyakan point-of-sale di toko-toko ritel adalah jaringan dengan sistem EFT Bank.

v  Secure Electronic Payments




cara pembayaaraan online yang aman
         Gambar ini menunjukkan sistem pembayaran elektronik yang aman dengan beberapa alternatif pembayaran.
Ketika kita melakukan pembelian secara online di internet,informasi kartu kredit kita rentan terhadap intersepsi dari network sniffers,software dengan mudah mengetahui nomor kartu kredit.
Beberapa sistem keamanan dimaksudkan untuk digunakan dalam menyelesaikan masalah tersebut yaitu dengan:
  Mengenkripsi data antara pelanggan dengan penjual.
  Mengenkripsi data antara pelanggan dengan institusi keuangan.

  Menyimpan informasi penting secara offline.