Saturday, May 2, 2015

THE SCOPE MANAGEMENT PLAN

Proses yang mendukung project scope management :


  1. Kumpulkan persyaratan
Mendefinisikan dan mendokumentasikan pelanggan, sponsor, atau kebutuhan stakeholder dan ekspektasi

  1. Tentukan scope
Sebuah penjelasan rinci tentang produk, layanan, atau sistem informasi yang akan dirancang, dibangun dan diimplementasikan. Penjelasan rinci menjelaskan mengenai pekerjaan yang akan dan tidak akan menjadi bagian projek



3.      Membuat WBS (Work Breakdown Structure)
Dekomposisi atau membagi deliverable proyek utama menjadi komponen yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola

4.      Verifikasi scope
Konfirmasi dan penerimaan formal yang menjelaskan bahwa scope dari suatu projek telah akurat, lengkap, dan mendukung MOV proyek

5.      Kendalikan scope
Memastikan kendali tetap berjalan untuk mengelola perubahan lingkup yang diajukan setelah ruang lingkup projek ditetapkan



Scope planning
Proses inisiasi untuk mulai mendefinisikan dan mendokumentasikan pekerjaan apa saja yang perlu dilakukan ataupun tidak perlu dilakukan untuk mencapai  MOV proyek
Tools :
-          Scope boundary
-          Scope statement

Project scope definition
Ruang lingkup suatu projek harus ditentukan lebih detail dalam suatu hal tertentu yang menjadi dasar untuk mengembangkan WBS (Work Breakdown Structure)


Tools :
-          Deliverable Definition Table
-          Deliverable Structure Chart
-          Context Level Data Flow Diagram
-          Use Case Diagram

SCOPE :
  1. Project-oriented Deliverables
Mendukung proses manajemen proyek dan pengembangan IT yang didefinisikan di dalam Information Technology Project Methodology (ITPM)
Tools :
-       Deliverable Definition Table
-       Deliverable Structure Chart

  1. Product-oriented Deliverables
Berdasarkan pada fitur khusus dan fungsi dari sistem aplikasi
Tools :
-       Context Level Data Flow Diagram
-       Use Case Diagram

Project scope verification :
-          MOV (apakah MOV projek telah ditentukan dengan jelas?)
-          Deliverables (apakah deriverables nyata dan dapat diverifikasi? Apakah mendukun MOV proyek?)
-          Quality standards
-          Milestones (Peristiwa penting yang menandai penerimaan deliverable)
-          Review and acceptance

Benefit of scope control :
-          Membuat manager dapat mengendalikan proyek
-          Memungkinkan tim proyek untuk tetap fokus dan tetap di jalur sesuai proyek


2 comments: